Gus Salam Bersilaturahmi dengan Fungsionaris NU di NTB
jpnn.com - LOMBOK TENGAH - Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur KH Abdussalam Shohib atau biasa dikenal Gus Salam kembali menegaskan bahwa dirinya akan maju atau berusaha mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama lantaran mendapat perintah dari gurunya.
“Motivasi utama kami karena kami diperintahkan oleh guru kami Kiai Jazuli (KH. Nurul Huda Djazuli),” tutur Gus Salam di hadapan jajaran PWNU dan PCNU se-NTB dalam silaturahmi di Hotel Illira Lombok Tengah, Jum’at (31/7).
KH Nurul Huda Djazuli, dikenal Mbah Yai Da’ adalah sesepuh NU dan Pesantren, menjabat sebagai mustasyar PBNU 2021-2026, termasuk inisiator dan terlibat dalam ishlah konflik PBNU, baik di PP Al-Falah Ploso, PP Tebuireng Jombang dan PP Lirboyo Kediri, Jawa Timur, akhir Desember 2025.
Mbah Yai Da’, sesepuh pengasuh PP Al-Falah Ploso Kediri, Jawa Timur, juga terpilih sebagai anggota AHWA pada muktamar ke34 NU di Lampung, 2021.
“Masa membiarkan NU konflik seperti ini. Saya (Mbah Yai Da’-red) prihatin, maka kamu harus ikhtiar di muktamar untuk jadi pemimpin di NU,” ujar Gus Salam menirukan dawuh sang gurunya.
“Karena itu, saya adalah santri; sendiko dawuh mengikuti arahan, perintah dan nasehat guru-kiai serta masyayikh NU dan pesantren. Ketika saya diperintah untuk ikhtiar menjadi Ketua Umum PBNU melalui muktamar ke-35, nanti, saya tetap sam’an wa tho’atan,” ujar Gus Salam.
Menurut Gus Salam, ikhtiarnya telah dia lakukan di 27 provinsi. Dalam silaturahmi, berdialog menyerap aspirasi, sekaligus membangun kepercayaan dengan PWNU-PCNU, fungsionaris dan tokoh-tokoh NU.
Baginya, bila ditakdirkan menjadi pimpinan PBNU, maka dirinya bukanlah pemimpin, tetapi santri yang meladeni NU.
Gus Salam memberi sorotan pada gagasan peran dan tanggung jawab NU berdasar potensi dan peluang di daerah.
- Lukman Edy, Figur Tersembunyi di Balik Keberhasilan Gus Kikin Pimpin PBNU
- Inilah Kegiatan Gus Yahya Setelah Tidak jadi Ketum PBNU
- Ekonomi Politik NU dan Pesantren: Catatan Setelah Muktamar
- 5 Berita Terpopuler: Sanksi Potong Gaji Dimulai, 35 Ribu PPPK & PPPK Paruh Waktu Bakal Berkumpul di Istana Negara
- Ahli Uang
- Ucap Selamat untuk Gus Kikin, Partai Ummat Berharap PBNU Galang Persatuan Indonesia
JPNN.com




