Rabu, 21 Agustus 2019 – 07:35 WIB

Hadapi Seribu Kecemasan, BW Sodorkan Sejuta Harapan

Rabu, 24 November 2010 – 22:00 WIB
Hadapi Seribu Kecemasan, BW Sodorkan Sejuta Harapan - JPNN.COM

JAKARTA - Kandidat pimpinan KPK, Bambang Widjojanto, menyajikan bahasa puitis saat menyampaikan pembuka sebelum menjalani fit and proper test di Komisi III DPR. Pegiat antikorupsi yang dikenal dengan inisial BW itu menyatakan, inti dalam pemberantasan korupsi adalah kemauan bukan kemampuan. Kata kuncinya adalah mau atau tidak, bukan bisa atau tidak.

"Ada seribu kecemasan dalam pemberantasan korupsi, tetapi ada sejuta harapan kalau kita mau," katanya di hadapan Komisi III DPR, Rabu (24/11) malam. Menurut Bambang, dalam pemberantasan korupsi, perlu ada integrasi antara penindakan, pencegahan dan partisipasi publik.

Jika hanya penindakan yang ditonjolkan, dia berpendapat jumlah penegak hukum tidak akan mampu untuk menangani kasus-kasus yang ada. "Belum lagi undang-undang yang selalu ketinggalan dengan modus operandi dan kecanggihan pelaku korupsi," katanya.

Upaya penindakan lanjutnya, juga harus dibarengi dengan pencegahan. Sedangkan inti dari pencegahan adalah meminimalisasi potensi korupsi.

Sebagai ilustrasi, dia menerangkan, langkah pencegahan tersebut dapat dilakukan antara lain dengan mengkonsolidasikan lembaga-lembaga watch dog yang sudah ada seperti Komisi Kejaksaan, Kompolnas dan Komisi Yudisial. Kewenangan dari lembaga-lembaga pengawas internal harus diatur atau ditata dengan jelas. Lembaga-lembaga ini juga harus dapat bersinergi.
Sementara untuk memaksimalkan partisipasi publik, menurutnya KPK harus dapat membangun trust atau kepercayaan publik. Untuk itu, KPK disarankan membuat road map pemberantasan korupsi. Selama ini, road map atau peta kerja KPK secara kelembagaan dinilai masih dipertanyakan. Itu meskipun KPK berisi 70 persen orang profesional dan sudah menerapkan key performance indicator (KPI) untuk personel-personelnya.(rnl/jpnn)



SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar