Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan 4 Pilar Strategis Ketenagakerjaan
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis prioritas tahun 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kesenjangan kompetensi dan perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi.
Wamenaker Afriansyah mengatakan Indonesia saat ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membangun fondasi SDM masa depan yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perubahan global.
Dia mengungkapkan transformasi digital telah mengubah wajah ketenagakerjaan secara fundamental.
Meski pekerjaan konvensional bergeser, peluang baru berbasis kreativitas dan teknologi terbuka lebar.
"Kita membutuhkan talenta yang tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan nilai dan inovasi baru,” kata Wamenaker Afriansyah dalam keterangannya, Senin (11/5).
Pernyataan tersebut disampaikan Wamenaker Afriansyah saat memberikan sambutan pada Examination Authority (EXOT) 2026 SMP-SMA Al-Wildan Islamic School Jakarta, Minggu (10/5).
Dia menjelaskan empat pilar strategis prioritas Kemnaker tahun 2026, meliputi:
Kemnaker berkomitmen memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis prioritas tahun 2026
- Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja
- Menaker Yassierli Resmi Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa
- P3HKI Usulkan Sertifikat Ketenagakerjaan Jadi Syarat Investasi Asing
- 2 Tahun Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di RI Terwujud
- Hadapi Ancaman AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja
- Menaker Yassierli Beberkan Program Prabowo untuk Tenaga Kerja Masa Depan
JPNN.com




