Hadir di Munas PAPDESI, Menko Zulhas: SPPG Wajib Belanja ke Desa
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan komitmen pemerintah untuk menghidupkan ekonomi desa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menko Zulhas mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengambil suplai bahan baku langsung dari desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Koperasi Desa (Kopdes).
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa perputaran uang dari program besar pemerintah tidak lari ke kota, melainkan tetap berputar dan menyejahterakan warga desa.
Zulkifli Hasan menyatakan bahwa dirinya telah menyusun aturan tata kelola yang ketat terkait rantai pasok pangan untuk program gizi nasional.
Dia menekankan bahwa SPPG tidak memiliki pilihan lain selain bermitra dengan potensi lokal yang ada di desa tersebut.
"Pak Mendes mengatakan itu belanja ke BUMDes. Kalau enggak bisa, nanti SPPG harus belanjanya ke Kopdes. BUMDes ada di desa itu, itu wajib," ujar Zulhas saat berpidato di Munas PAPDESI yang digelar Kementerian Desa di Jakarta pada Senin (11/5).
Sebagai Ketua Tim Tata Kelola, Zulhas memastikan regulasi ini sudah dipatenkan. "Saya sudah buat, SPPG harus membeli supplier-nya dari desa," tambahnya.
Menko Pangan juga menyiapkan sanksi berat bagi unit SPPG yang kedapatan mengabaikan instruksi untuk memberdayakan potensi desa.
Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta kepada SPPG untuk wajib belanja bahan baku di desa.
- Lewat Pasrah
- Gubernur Luthfi: Evaluasi MBG di Jateng Perlu Libatkan Pemerintah Daerah
- Apresiasi Pengangkatan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN, Relawan Emak-Emak Prabowo Dorong Program MBG Tepat Sasaran
- Kawal Program Prabowo, Nofalia Heikal Safar Siap Akselerasi Program MBG
- KRAy Intan: Program MBG Harus Jadi Instrumen Keadilan Sosial, Jangan Jadi Proyek Elite dan Bancakan Anggaran
- Dana dari BGN Belum Cair, Satu SPPG di Bandung Hentikan Operasional MBG
JPNN.com




