Halalbihalal, Rektor Untar Tegaskan Kampus Harus Jadi Pencipta Perubahan
Menurut Prof. Ariawan, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Untar untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan kerja keras dan kolaborasi, setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.
Halalbihalal yang dihadiri jajaran pimpinan dan sivitas akademika Untar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus mendorong inovasi di lingkungan kampus.

Efisiensi Menjadi Momentum Inovasi Pembelajaran
Pada kesempatan yang sama, Rektor Untar menyikapi anjuran pemerintah terkait efisiensi di tengah dinamika saat ini.
Dia mengatakan Untar mendukung kebijakan tersebut sebagai upaya mengoptimalkan sumber daya tanpa mengorbankan kualitas, melalui penguatan digitalisasi, penyesuaian prioritas program, dan peningkatan efektivitas tata kelola.
Dari sisi pembelajaran, lanjutnya, efisiensi tidak berdampak negatif, bahkan menjadi momentum untuk mendorong inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa.
Ini pesan dan harapan Rektor Prof. Amad Sudiro di acara Halalbihalal Keluarga Besar Untar
- Tiga Kampus di Sleman Terima Bantuan Laboratorium Komputer dan Program ZCoffee
- Ijazah Mudah, Mutu Pendidikan Melemah: Alarm Bahaya Pendidikan Tinggi Indonesia
- Universitas Mercu Buana Buka Beasiswa SNBT 2026, Perluas Akses Pendidikan Tinggi
- BPJS Ketenagakerjaan Dorong Implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Ekosistem Universitas Brawijaya
- Ajukan Data ke MK, ADI Harapkan Gaji Dosen 2 Kali UMK
- Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim: Jangan Jadikan Kampus Arena Politik
JPNN.com




