Harap Pemotongan TKD Dievaluasi, Legislator Golkar: Ekonomi Daerah Sedang Berat
jpnn.com - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyebut sejak awal selalu meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengevaluasi kebijakan pemotongan Dana Transfre ke Daerah (TKD).
Sebab, kata Waketum Golkar itu, situasi ekomomi tidak memungkinkan bagi daerah mengalami pemotongan dana.
Hal demikian dikatakan Doli demi menjawab keinginan daerah agar TKD yang sebelumnya dipotong bisa dikembalikan membantu bencana.
"Mempertimbangkan ulangan soal pemotongan TKD itu, karena memang situasi ekonomi di daerah itu, kan, berat," kata Doli kepada awak media, Jumat (12/12).
Terlebih lagi, kata anggota Baleg DPR itu, beberapa daerah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) kini terdampak bencana, sehingga kebijakan TKD perlu dievaluasi.
Menurutnya, kebijakan TKD membuat daerah terdampak bencana sulit merehabilitasi dan memperbaiki infrastruktur wilayah.
"Enggak ada bencana saja dengan pemotongan itu makin susah, apalagi dengan adanya bencana ini," kata dia.
Doli mengatakan pemerintah pusat, yakni Kemenkeu perlu memikirkan solusi daerah terdampak bencana yang kesulitan dana memulihkan wilayah.
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyebut daerah sebelum ada kebijakan pemotongan TKD sudah kesulitan.
- Jokowi Ngebet Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Golkar
- Adies Kadir Sudah Dilantik Jadi Hakim MK, Legitimasinya Tak Bisa Diganggu Gugat
- Prabowo-Gibran Didorong 2 Periode, Golkar: Kami Fokus Kerja Capai Visi Presiden
- Dukung Sistem Multipartai Sederhana, Golkar Tak Sepakat Ambang Batas Parlemen Dihapus
- Golkar Siapkan 3 Kandidat untuk Jabatan Wakil Ketua Komisi III
- Fraksi Golkar DPR Membahas Implementasi UU Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Begini Harapan Sari Yuliati
JPNN.com




