Harga BBM Masih Normal, Bahlil Memastikan Cadangan Energi Nasional Aman
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik jenis subsidi maupun non-subsidi, Rabu (1/4).
Bahlil menegaskan harga bbm bersubsidi dipastikan tidak akan mengalami perubahan dalam waktu dekat.
Pemerintah memutuskan mempertahankan tarif yang berlaku saat ini tanpa adanya penyesuaian naik maupun turun.
Namun, terkait harga BBM non-subsidi yang dikelola Pertamina maupun SPBU swasta lainnya, pemerintah saat ini masih dalam tahap pembicaraan intensif.
"Untuk BBM yang non-subsidi, sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai."
"Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Artinya belum juga ada penyesuaian harga, masih tetap sama," ujar Bahlil dalam konferensi pers daring, Selasa (31/3) malam.
Bahlil juga menjamin ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah memanasnya tensi geopolitik global.
Dia memastikan cadangan bensin, solar, gas, avtur, hingga LPG saat ini semuanya berada di atas standar minimum nasional sesuai dengan petunjuk Kepala Negara.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
- Yulisman DPR Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Turunkan Harga BBM Nonsubsidi
- Harga Pertamax & BBM Nonsubsidi Turun, Bahlil: Mengikuti Pasar Dunia
- Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal Bekerja di Proyek Abadi Masela
- Prabowo Turunkan Harga BBM Kapal 30–200 GT Jadi Rp 15.000 Per Liter untuk Nelayan
- Bahlil Lahadalia Tegaskan Buka Pintu Berikan Data Terkait Korupsi Batu Bara
- Harga BBM Nonsubsidi Resmi Turun 1 Juli 2026, tetapi Pertamax Tetap Tinggi
JPNN.com




