Harga BBM Melambung, Legislator PAN Dorong Akselerasi Transisi Energi
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Najib Qodratullah meminta pemerintah terus berinovasi untuk mengakselerasi transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan.
Oleh karena itu, Najib mendukung penuh langkah pemerintah untuk mengembangkan bahan bakar biodiesel B50 guna mencapai cita-cita kemandirian energi di tengah krisis global saat ini.
Seperti diketahui, kenaikan signifikan terjadi pada BBM jenis pertamax turbo dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter, dexlite Rp 14.200 menjadi Rp 23.600 per liter dan pertamina dex dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.
“Program B50 sebagai produk lokal biodiesel harus didukung guna mencapai kemandirian dalam produksi BBM alternatif. Program energi terbarukan yang ramah lingkungan juga harus terus diupayakan,” kata Najib, Selasa, (21/4).
Najib meyakini keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM nonsubsidi telah melalui proses panjang.
Najib memahami bilamana saat ini muncul kekhawatiran kenaikan BBM nonsubsidi akan berdampak atau memberikan efek domino kepada daya beli masyarakat.
“Betul selalu ada dampak lanjutan dari kenaikan BBM, tapi perlu diingat bahwa kenaikan tersebut sudah melalui proses yang panjang,” jelas Najib.
Lebih jauh, Najib mengingatkan, pemerintah telah berusaha mempertahankan harga BBM terkhusus yang bersubsidi di tengah krisis global.
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Najib Qodratullah meminta pemerintah terus berinovasi untuk mengakselerasi transisi energi da
- DEN Sebut Ketahanan Energi dan Transisi Energi Harus Berjalan Beriringan
- Pertamina Kebut Transisi Energi Lewat Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
- Pastikan Pelayanan Prima, Dewan Komisaris Kunjungi SPBU dan Fasilitas Pendukung di Bali
- Kurs Rupiah Ambrol, USD Nyaris Rp 18.000
- Kabar Baik, Harga Solar Turun Per Juni 2026
- Harga Avtur Turun 10 %, Berlaku Mulai 1 Juni
JPNN.com




