Harga Diri

Oleh Dahlan Iskan

Harga Diri
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

Berarti saat mulai bekerja di situ dia pakai ijazahnya SMA. Dari situ saja saya bisa menduga bahwa dia istimewa: lulusan SMA bisa satu rekan kerja dengan para alumnus top ten university.

Baca Juga:

Bahwa dia memutuskan sambil bekerja masih mau kuliah itu pun juga menunjukkan kemauan belajar yang baik.

Harga Diri

Tapi kenapa dia merasa begitu minder?

Saya pun ingat acara Disway Malang dan Perwosi Kota Batu Minggu pagi lalu. Acaranya di kota wisata Batu. Resminya: menyongsong Hari Kartini. Tiga pembicara Kartini ditampilkan: seorang wanita karir (Dr Ira Puspadewi), wanita pengusaha roti yang sukses Mulyani Hadiwijaya (Dea Bakery), dan wanita akademisi (rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang).

Saya dijepit para wanita itu sebagai moderator.

Di acara menjelang wisuda UT kemarin itu saya ingat yang terjadi di Batu. Terutama presentasi Ira --mantan direktur utama ASDP yang mendapat rehabilitasi oleh Presiden Prabowo Subianto sehingga terbebas dari kriminalisasi.

Hari itu Ira memaparkan hasil penelitiannyi tentang perempuan Indonesia.

Ira Puspadewi sendiri sudah membuktikan bisa berkarier di perusahaan Amerika sampai ke tingkat pimpinan Asia-Pasifik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News