Harga TBS Sawit Anjlok Pascapengumuman Badan Ekspor Baru PT DSI, Petani Resah
"Data di lapangan menunjukkan harga tender CPO turun dari sekitar Rp15.300/kg menjadi Rp12.150/kg hanya dalam beberapa hari," begitu imbuh keterangan pers Popsi.
Dampak penurunan harga tersebut langsung dirasakan petani di berbagai daerah, seperti di Sumatera Selatan, turun dari Rp3.577 menjadi Rp2.722/kg.
Sementara itu, di Kalimantan Tengah, TBS turun dari Rp3.483 menjadi Rp3.163/kg, sedangkan Riau turun dari Rp3.397 menjadi Rp3.070/kg.
Di sisi lain, harga TBS sawit Jambi turun dari Rp3.266 menjadi Rp2.944/kg dan Sumatera Utara, turun dari Rp3.299 menjadi Rp2.899/kg.
Menurut analisis Popsi, akar dari persoalan karena ketidakjelasan regulasi serta mekanisme implementasi kebijakan yang baru dirilis.
Hingga kini, pelaku usaha belum mengetahui secara pasti bagaimana mekanisme perdagangan, pembayaran, pembentukan harga, hingga pembagian risiko bisnis akan dijalankan.
Dalam situasi penuh ketidakpastian seperti saat ini, banyak perusahaan berpotensi memilih langkah aman dengan hanya membeli bahan baku dari grup internal sendiri demi mengurangi risiko bisnis.
Popsi menganggap hal tersebut merupakan respons yang lumrah dan wajar bagi pelaku usaha.
Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia (Popsi) menyampaikan keprihatinan serius atas anjloknya harga Tandan Buah Sapi (TBS) petani sawit.
- Prabowo Ungkap Danantara Temukan Potensi Penerimaan Negara USD 5 Miliar
- Prihatin Lihat Korban, Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5, 25 Miliar dari PT DSI
- Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar, Dude Harlino: Atas Inisiatif Sendiri
- Dude Harlino Berharap Korban Kasus PT DSI Bisa Mendapatkan Hak-haknya
- Alasan Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI
- Serahkan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Dude Harlino Mengaku Lega
JPNN.com




