Harimau Sumatera Ditemukan Mati Terjerat Sling di Bengkalis

Harimau Sumatera Ditemukan Mati Terjerat Sling di Bengkalis
Kondisi harimau sumatera yang mati terjerat di kebun warga Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. ANTARA/HO-BBKSDA Riau

jpnn.com, PEKANBARU - Msyarakat di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, menemukan seekor harimau Sumatera (panthera tigris Sumatera).

Harimau Sumatera itu ditemukan mati dengan kondisi kaki kiri depan terjerat dengan jenis jerat kawat tebal atau sling. 

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam Provinsi Riau, Fifin Arfiana Jogasara di Pekanbaru, Minggu, mengatakan penemuan itu berawal dari informasi masyarakat yang merupakan tukang kebun yang bersebelahan dengan harimau sumatera yang mati terjerat.

"Yang bersangkutan melaporkan kepada Kepolisian Sektor Bukit Batu, dan meneruskan berita tersebut ke Balai Besar KSDA Riau,” kata Fifin di Pekanbaru, Riau, Minggu (17/10). 

Fifin menuturkan Tim Resort Bukit Batu segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan identifikasi awal. 

Selanjutnya, tim mengamankan lokasi ditemukannya satu ekor bangkai harimau sumatera untuk menghindari kerumunan warga. 

Lokasi tersebut berada di areal Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK) berupa areal perladangan masyarakat.

Lokasi berjarak tegak lurus sekitar 21,85 kilometer dari kawasan Suaka Margasatwa Bukit Batu. 

Seekor harimau Sumatera berjenis kelamin betina ditemukan mati dalam kondisi kaki kiri terjerat sling di Bengkalis, Riau.