Hashim Curhat soal Kudeta, PDIP Pertanyakan Wibawa Prabowo di Mata TNI
jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menuturkan kudeta terhadap kepala negara biasanya hanya bisa dilakukan oleh kelompok bersenjata.
Hal demikian dikatakan Andreas menyikapi pernyataan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo terkait ada pihak yang mau kudeta Prabowo Subianto dari posisi Kepala Negara.
"Kalau kudeta, tentu orang atau kelompok orang bersenjata yang mau mengambil alih kekuasaan," kata dia melalui layanana pesan, Kamis (9/4).
Dalam konteks Indonesia, kata legislator Komisi XIII DPR RI, hanya TNI yang berwenang memiliki senjata api.
Andreas menyebut pernyataan Hashim soal ada pihak yang mau kudeta memunculkan tanda tanya, satu di antaranya wibawa Prabowo di mata TNI.
"Apakah memang Pak Prabowo sudah tidak cukup berwibawa di hadapan TNI dan mampu mengontrol TNI," ujar legislator Dapil I Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
Kemudian, lanjut Andreas, pernyataan Hashim memunculkan tanda tanya lain soal pihak yang ngotot mengudeta Prabowo.
"Apakah kelompok yang bersenjata ini sangat berambisi mengambil alih kekuasaan? Mungkin Pak Hashim yang lebih tahu, karena beliau ada dalam lingkaran utama kekuasaan," kata dia.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyebut pernyataan Hashim terkait ancaman kudeta memunculkan tanda tanya soal wibawa Prabowo di mata TNI.
- IHSG Menghijau Seusai Pidato Kenegaraan Prabowo
- Prabowo: Bahasa Asing Mutlak Harus Dikuasai
- Prabowo: yang Korupsi MBG Adalah Orang Biadab, Tidak Pantas Dihormati
- Prabowo Banggakan Kerja Kerasnya, Sebut Banyak Menteri Tumbang
- Presiden Prabowo: Penghasilan Hakim Junior Naik 280 Persen
- Ternyata Mobil Prabowo Itu Pakai Kaca Antipeluru Level B5/B6
JPNN.com




