Heboh Kawasan Ekoriparian Digunduli untuk Bibit Sawit, Ini Kata Pihak Unilak
jpnn.com, PEKANBARU - Pihak Universitas Lancang Kuning (Unilak) meluruskan informasi yang berkembang terkait dugaan penggundulan kawasan Ekoriparian untuk keperluan pembibitan kelapa sawit.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Dr. Amalia menegaskan area yang dimanfaatkan bukan merupakan pembukaan hutan baru maupun kawasan konservasi.
Lokasi tersebut sebelumnya telah digunakan untuk kegiatan budidaya cabai dan berbagai tanaman hortikultura lainnya sehingga termasuk lahan budidaya pertanian.
“Informasi bahwa kawasan Ekoriparian Unilak digunduli untuk pembibitan kelapa sawit tidak tepat. Area tersebut sebelumnya memang sudah dimanfaatkan sebagai lahan pertanian,” kata Amalia saat dikonfirmasi JPNN.com Rabu (20/5).
Amelia juga menepis anggapan bahwa lokasi itu berada di kawasan konservasi atau hutan lindung
Berdasarkan data geoportal resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), area tersebut masuk kategori APL (Areal Penggunaan Lain), bukan kawasan hutan maupun kawasan konservasi.
Dengan status tersebut, pihak kampus menilai tidak terjadi alih fungsi kawasan hutan, pengalihan fungsi ekologis kawasan, maupun pelanggaran sempadan sungai.
Menurut Amelia, lahan tersebut dipersiapkan sebagai sarana pembelajaran dan praktikum mahasiswa, khususnya untuk mendukung pemahaman langsung terkait pembibitan, pengelolaan lahan, dan sistem perkebunan.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Dr. Amalia menegaskan area yang dimanfaatkan bukan merupakan pembukaan hutan baru maupun kawasan konservasi.
- Kebun PTPN Cot Girek Dijarah, Pekerja Menderita, Negara Rugi Miliaran Rupiah
- Khawatir Bebani Petani Sawit, SPKS Soroti Klausul Margin DSI
- Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 27,2 Kilogram Sabu Jaringan Internasional
- Sindikat Pencurian 15 Motor dan Tiga Mobil Ditangkap di Riau
- Teori Harga
- Hadiah untuk TNTN: Kelahiran Nona Seroja hingga Pemburu Gajah yang Dimiskinkan
JPNN.com




