Heboh Kawasan Ekoriparian Digunduli untuk Bibit Sawit, Ini Kata Pihak Unilak
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memahami praktik di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut Amelia menyebut pengembangan kawasan itu diarahkan menjadi model pembelajaran berkelanjutan berbasis Good Agricultural Practices (GAP).
Dalam konsep tersebut, mahasiswa akan mempelajari bagaimana produktivitas pertanian dapat berjalan beriringan dengan upaya konservasi lingkungan melalui pengelolaan tata air, penggunaan tanaman penutup tanah, pengendalian erosi, hingga praktik budidaya yang bertanggung jawab.
“Kami berharap program tersebut dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis di bidang pertanian dan perkebunan, tetapi juga memiliki perspektif keberlanjutan lingkungan,” tuturnya. (mcr36/jpnn)
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Dr. Amalia menegaskan area yang dimanfaatkan bukan merupakan pembukaan hutan baru maupun kawasan konservasi.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Rizki Ganda Marito
- Harianto Diserang Harimau Sumatera di Siak, Begini Kronologinya
- Pertamina Optimalkan Potensi Sawit dan Limbahnya untuk Substitusi Impor BBM
- SPKS dan BPDP Latih Petani Aceh Utara Produksi Pupuk Organik Sawit
- Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM di Aceh, Riau & Kepri Tetap Terjaga
- BPDP Perkuat Kajian Minyak Sawit Merah Bernilai Tambah Tinggi
- Ekonomi Sirkular Biomassa Sawit Berpotensi Hasilkan Nilai Tambah hingga 9 Kali Lipat
JPNN.com




