JPNN.com

Heboh Lem Aibon, Politikus Gerindra Sebut Anies Kurang Bijak dan Lamban

Jumat, 01 November 2019 – 00:55 WIB
Heboh Lem Aibon, Politikus Gerindra Sebut Anies Kurang Bijak dan Lamban - JPNN.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto : Antara/Fauzi Lamboka

jpnn.com, JAKARTA - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyalahkan sistem e-budgeting warisan gubernur sebelumnya, terkait usulan anggaran pembelian lem aibon, menuai sorotan.

Politikus Partai Gerindra yang juga Wakil Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua menilai Gubernur Anies Baswedan kurang bijak.

"Kurang bijak, kita kan ingin katakan kalau ada kesalahan ya itu tanggung jawab pimpinan. Kalau memang ada kurang baik di masa lampau kita harus perbaiki," kata Inggard di Balai Kota Jakarta saat ditemui wartawan, Kamis (31/10).

Inggard Joshua mengatakan, langkah Anies yang baru akan membentuk sistem baru untuk e-budgeting 2021 termasuk lamban mengingat Anies memiliki TGUPP yang berjumlah sekitar 70 orang.

"Harusnya dari awal waktu melihat (e-budgeting) ini tidak pas ya tanya sama mereka dong. Bikin sistem yang bagus," kata Ingard.

Ingard mengatakan, jika Anies berhasil membuat sistem yang baik maka DPRD DKI sebagai legislatif akan mendukung sistem baru itu.

Sistem e-budgeting yang saat ini digunakan untuk merancang anggaran Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Sementara (KUA PPAS) sudah digunakan sejak masa Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI pada 2012.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyalahkan sistem e-budgeting atau penganggaran elektronik warisan dari pemerintahan sebelumnya yang menurutnya tidak pintar atau smart sehingga menghasilkan anggaran janggal.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
tomo