Heikal Safar Dukung Hukuman Mati untuk Para Koruptor Kasus-Kasus Besar
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Rekat Indonesia Heikal Safar mendukung pemerintah dan penegak hukum untuk memberantas pejabat negara yang terlibat kasus korupsi dan gratifikasi.
Hal tersebut disampaikan Heikal kepada sejumlah wartawan saat berada di Yogyakarta, Sabtu (11/7). Heikal memberi pernyataan itu menyusul pemberitaan terkait kejahatan korupsi besar yang merugikan negara.
Tiga kasus besar yang telah menjadi perhatian publik di seluruh Indonesia itu ditangani Polri.
Tiga kasus itu diduga dilakukan oleh Febrie Adriansyah alias (FA) seorang oknum mantan Pejabat Jampidsus di Kejagung yang secara resmi telah mengundurkan diri setelah menjadi tersangka.
"Rekat Indonesia bersama seluruh elemen masyarakat mendukung Komisi III DPR RI yang meminta Kejaksaan Agung membentuk Tim Indonesia 3 untuk mengusut kasus besar korupsi Febrie Adriansyah Eks Jampidsus di Kejagung," ujar Heikal.
Selain itu, dia juga mendukung gebrakan Komisi III DPR RI bergerak cepat membentuk panja untuk mengungkap dan mengawasi serta mengusut secara tuntas dugaan kasus yang menjerat Febrie Adriansyah.
Heikal mengaku sangat prihatin dan menyayangkan menjelang perayaan menyambut HUT ke 81, Indonesia masih ada sejumlah pejabat yang terjerat korupsi dan gratifikasi.
Oleh karena itu, tuturnya, Rekat Indonesia mengajak masyarakat bersatu, berperan aktif dan melakukan evaluasi total secara terstruktur, sistematis dan masif atas kesewenang-wenangan dan keberutalan yang dilakukan oleh pejabat - pejabat negara.
Rekat Indonesia secara konsisten mendesak pemerintah untuk menindak keras pelaku korupsi.
- Menakar 663 Hari Kemudi Presiden Prabowo: Tinjauan Hukum, Ekonomi, dan Demokrasi Atas Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026
- Pakar Nilai Kejagung Tunjukkan Keseriusan dalam Mengusut Kasus Febrie Adriansyah
- Sahroni Kawal Proses Hukum Promosi Miras Bawa-Bawa Ayat Al-Qur'an
- Pakar Usul Nomenklatur RUU Perampasan Aset Jadi RUU Melindungi Aset
- Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pengadilan Harus Konsisten Gunakan Audit BPK
- Pakar Nilai Ketegasan Jaksa Agung Menentukan Tingkat Kepercayaan Publik
JPNN.com




