Heningnya Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-71 di Bandung
jpnn.com - Perayaan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung tak lagi semeriah biasanya.
Memasuki tahun ke-71, Museum KAA hanya menyelenggarakan sejumlah kegiatan tanpa seremonial yang dihadiri perwakilan negara peserta konferensi.
Kepala Seksi Publikasi dan Promosi Nilai-nilai KAA, Christoforus Harjuno Katon Bhaskoro mengatakan, peringatan KAA akan berlangsung mulai 18 hingga 25 April 2026.
Beberapa kegiatan, seperti susur sejarah jejak KAA dan workshop, menjadi agenda yang bisa diikuti masyarakat.
"Ada walking tour jejak KAA sepanjang 1 kilometer, kemudian ada workshop menulis braile. Lalu, ada program 'Dixie on Site', yaitu diplomasi dalam koleksi.
Dalam program ini membahas koleksi-koleksi museum yang berhubungan dengan KAA 1955, termasuk bagaimana cara konservasi dan perawatannya," kata Harjuno saat ditemui, Sabtu (18/4/2026).
Tak seperti biasanya, tahun ini Museum KAA tidak mengibarkan 29 bendera peserta konferensi.
Harjuno mengungkapkan, keterbatasan sumber daya di museum jadi alasan pihaknya tidak mengibarkan bendera di halaman Gedung Merdeka.
Peringatan ke-71 Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung digelar sederhana, tanpa seremonial dan bendera, fokus pada kegiatan publik.
- Resmi Jabat Kapolrestabes Bandung, Kombes Dedi Supriyadi Siap Sikat Pelaku Kejahatan Jalanan
- Polisi Selidiki Kematian Lansia di Jalan Riau Bandung, Diduga Dianiaya Keluarga
- Sapi Kurban Presiden Prabowo dari Bandung Berbobot 1,2 Ton
- Surabaya Vaganza 2026 Sukses Dongkrak Ekonomi, Pariwisata Naik 12,5%
- Dedi Mulyadi Bongkar PKL Cicadas, Pedagang Kebingungan Belum Dapat Solusi
- Disdik Jabar Siapkan Pemetaan Minat untuk Lulusan SMP dan MTs, Catat Jadwalnya
JPNN.com




