Hingga Juli 2026, Danantara Sudah Suntik Mati 274 BUMN
jpnn.com - Kepala Danantara Rosan Roeslani mengatakan pemerintah sudah mengurangi atau menyuntik mati 274 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dia mengatakan itu setelah menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/8).
“Sekarang streamlining yang kami lakukan kurang lebih sudah 274 perusahaan (BUMN, red) per akhir bulan Juli kemarin,” ucap Rosan.
Menurut dia, Prabowo memang menginstruksikan untuk mengurangi layer anak perusahaan BUMN yang besar seperti Pertamina hingga PLN.
“Agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga mulai meningkat, efisiensi juga lebih terjaga dan juga ya, tentunya di BUMN-BUMN lainnya,” jelasnya.
Selain itu, Menteri Investasi itu juga melaporkan mengenai progres pembangunan Kampung Haji di Makkah.
Rosan mengaku sudah memproses untuk pemilihan arsiteknya hingga ilustrasi Kampung Haji.
“Kebetulan ada kerja sama dengan kementerian investasinya di sana kebetulan menteri investasinya juga baru teman saya,“ kata dia.(Dit/JPNN)
Video Terpopuler Hari ini:
Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan pemerintah sudah mengurangi atau suntik mati 274 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Analisis Andi Widjajanto soal Demokrasi Terpuruk & Publik Kian Tak Puas pada Prabowo
- Efektivitas Proyek Pengelolaan Sampah Danantara Dipertanyakan, Berpotensi Mangkrak?
- HUT ke-23 Sekar PJT II, Corporate Split Identity Bahas Masa Depan BUMN Perum
- Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Sultan: Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah
- Seusai Bertemu Tangan Kanan Prabowo, 10 Forum PPPK & PPPK Paruh Waktu Batal Demo
- Lewat Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Turut Berdayakan Masyarakat di Nagari Kumango
JPNN.com




