Honda dan Nissan Mematangkan Kemitraan Strategis, Fokus Garap Elektrifikasi

Honda dan Nissan Mematangkan Kemitraan Strategis, Fokus Garap Elektrifikasi
Pertemuan petinggi Nissan, Honda, dan Mitsubishi. Foto: honda

Platform elektronik yang sama memungkinkan pengembangan teknologi berlangsung lebih cepat, efisien, sekaligus menekan biaya riset dan produksi.

Dengan begitu, diharapkan daya saing ketiga merek dapat meningkat di era elektrifikasi.

Momentum kolaborasi itu juga datang ketika Honda tengah menghadapi tantangan bisnis.

Produsen berlogo H tersebut baru saja membukukan kerugian bersih sebesar 423,9 miliar yen atau sekitar USD 2,62 miliar.

Mibe mengakui tiga tahun ke depan akan menjadi masa yang sangat menentukan bagi bisnis mobil Honda.

Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan strategi baru agar mampu bersaing di tengah perubahan besar industri otomotif global.

Meski begitu, pembentukan aliansi masih menyisakan tantangan.

Renault masih memegang sekitar 15 persen hak suara di Nissan, sehingga berpotensi memengaruhi keputusan strategis perusahaan.

Persaingan industri otomotif yang ketat mendorong dua raksasa Jepang, Honda dan Nissan, mempercepat pembahasan kemitraan strategis di bidang elektrifikasi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News