Hugo Broos: Kami Kalah Karena Kekurangan Tenaga dan Kecepatan
jpnn.com - JAKARTA - Tim Nasional Afrika Selatan tersingkir di Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Kanada pada babak 32 besar di Stadiin MetLife, Amerika Serikat.
Perjalanan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 harus terhenti setelah kebobolan gol pada masa injury time dan kalah 0-1 dari Kanada.
Pelatih Afrika Selatan Hugo Broos menilai lawannya memang tampil lebih baik sepanjang pertandingan.
Menurut dia, timnya kalah bersaing secara tenaga dan kecepatan saat takluk 0-1 dari Kanada.
Broos mengatakan perbedaan tenaga dan tempo permainan menjadi faktor utama yang menghentikan langkah Bafana Bafana di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu.
"Saya pikir kami harus jujur bahwa hari ini kami kalah karena tim kami kekurangan tenaga dan kecepatan. Bila dibandingkan dengan lawan, kami kalah dalam banyak duel dan kecepatan tim kami. Bukan hanya kecepatan berlari, tetapi juga kecepatan dalam mengeksekusi permainan, tidak berada di level yang sama," kata Broos yang dikutip dari CNA pada Senin (29/6).
Pelatih asal Belgia berusia 74 tahun itu memuji permainan Kanada yang mampu membangun serangan dengan tempo tinggi.
Sebaliknya, para pemain Afrika Selatan dinilai terlalu lama mengambil keputusan sehingga kesulitan mengimbangi permainan lawan.
Afrika Selatan tersingkir di Piala Dunia 2026, Hugo Broos akui timnya kalah tenaga dan kecepatan dibanding Kanada.
- Demi Lionel Messi, Menit ke-10 Seluruh Pertandingan Akan Dihentikan
- Gantikan Ronald Koeman, Xavi Hernandez Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Belanda
- Prabowo Masih Sedih Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Bandingkan dengan Tanjung Verde
- PPATK Ungkap Deposit Judi Online Terkait Piala Dunia 2026 Tembus Rp 1 Triliun
- Silakan Disimak Kalimat Neymar, Masa-masa Indah Sudah Selesai
- Neymar Mantap Akan Pensiun dari Timnas Brasil
JPNN.com




