Ibas: Legislator Siap Dikritisi dan Dievaluasi
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan permohonan maaf atas nama Fraksi Partai Demokrat terkait isu tunjangan anggota DPR.
Ibas mengaku komitmennya untuk mendengarkan suara rakyat.
"Kami siap dikritisi, siap dievaluasi, dan terus menjadi bagian dari aspirasi masyarakat," ujar Ibas dalam pidatonya bertajuk “Demokrat Hadir Untuk Rakyat: Mendengar, Bekerja, Dan Menjaga Nilai Kebangsaan”.
Ibas pun menekankan pentingnya introspeksi dan kontemplasi, terkait isu tunjangan DPR.
"Dengar rakyat, dengar rakyat. Bantu rakyat, bantu rakyat," seru Ibas mengajak para anggota FPD yang akan mengikuti Bimtek Gelombang II untuk selalu mengingat dua hal krusial.
Pesan ini menjadi landasan perjuangan Partai Demokrat, seperti yang diungkapkannya, "Harapan Rakyat adalah Perjuangan Partai Demokrat."
"Kita semua berharap demonstrasi atau penyampaian pendapat dilakukan dengan cara yang baik," tutur Ibas.
Dia mengimbau seluruh elemen, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat, harus sama-sama menjadi bagian untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Wakil Ketua MPR RI dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan permohonan maaf atas nama Fraksi Partai Demokra
- Terlalu Dini Memunculkan Prabowo Vs AHY di Pilpres 2029
- Ucap Pidato Soal Kekuasaan, AHY Dianggap Punya Modal Maju 2029
- Bambang Purwanto: Pidato AHY Jadi Motivasi & Komitmen Mendukung Pemerintahan Prabowo
- Tanggapi Kritik AHY Soal Kekuasaan, Prabowo Bereaksi Begini
- HUT ke-25 Demokrat Dihadiri Prabowo, Sejumlah Ketum Parpol Hanya Kirim Utusan
- Tanggapi Komentar Doli Kurnia Soal Pidato AHY, Kader Demokrat: Tidak Elok Melempar Granat di Tengah Koalisi
JPNN.com




