Ibu dan 2 Anaknya Tewas Diduga Bunuh Diri, Surat Wasiat Ungkap Penderitaan Gegara Ulah Suami
jpnn.com, BANDUNG - Seorang ibu dan dua anak laki-lakinya harus meregang nyawa diduga bunuh diri.
Peristiwa itu terjadi di dalam kamar kontrakan yang terletak di Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jumat (5/9) dini hari.
Tiga jenazah tersebut terdiri perempuan berinisial EN (34), serta dua anaknya AA (9 tahun) dan AAP (11 bulan).
Mereka ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIH oleh suami korban, YS yang baru pulang kerja.
Saat jasad istri dan putranya ditemukan, ada secarik surat yang berisikan curahan hati (curhat), yang diduga tulisan tangan korban perempuan.
Dalam surat yang beredar di media sosial dan dikonfirmasi polisi kebenarannya, tergambarkan lelahnya korban menanggung masalah keluarga.
Karena itu, korban memilih jalan pintas dengan melakukan perbuatan bunuh diri, bersama dua anaknya yang masih kecil.
Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara mengatakan, dalam olah TKP, polisi menemukan sebuah surat wasiat yang ditulis korban sebelum mengakhiri nyawanya.
Berikut isi surat wasiat yang ditemukan polisi di TKP penemuan mayat ibu dan anak diduga bunuh diri di Banjaran, Kabupaten Bandung.
- Utang Kereta Cepat Whoosh Terancam Membebani Generasi ke Depan
- Utang Whoosh Dicicil Rp 1 Triliun per Tahun, tetapi Masa Angsurannya Luar Biasa
- Patriot Sejati
- Cerita Nita Vior Nikmati Peran Sebagai Ibu: Didukung Keluarga hingga Setia Beri ASI Eksklusif
- Dari Teror Rentenir, Ibu Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga
- Kerugian Whoosh Tembus Rp 4 Triliun, Ekonom Desak Komitmen Awal Proyek Diusut
JPNN.com




