Ibu Korban Pesta Rakyat Garut Syok, Putrinya Meninggal Akibat Berdesakan
"Sudah dingin, sudah bengkak, posisinya dari sini sudah meninggal," ucap dia.
Saksi mata lainnya, Neulis, seorang pedagang di Alun-alun Garut menceritakan kekacauan yang terjadi.
Dia mengakui bahwa meskipun banyak anggota polisi dan Satpol PP berjaga, ribuan orang yang hadir membuat situasi sulit dikendalikan.
"Banyak yang pingsan, saya ngebantu menolong anak-anak yang terjepit di area depan Kimia Farma yang sangat padat banyak orang. Gerbangnya dibuka tutup sedikit, mungkin anak itu pas gerbang dibuka anak itu keseret," jelasnya.
Dia menyebutkan kronologi saat membawa anak Mela, yang kondisinya paling parah.
"Saya lewat pinggir, tetapi, kakak saya lari mengambil (menolong) anak ibu ini yang lebih parah dan pas dicek ini sudah tidak ada," kata Neulis.
Diduga kerumunan massa sudah menunggu sejak pagi hari, sekitar pukul 8, untuk mengantre makanan.
Informasi tentang pembagian 5.000 porsi makanan dalam acara pernikahan ini sudah tersebar luas di media sosial seperti TikTok. (mcr27/jpnn)
Pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dengan putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berubah menjadi petaka.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
- 8 Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanis, Dedi Mulyadi Pastikan Kertajati Siap Jadi Alternatif
- Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Jabar Terapkan Sekolah Daring
- Karhutla Meluas, Dedi Mulyadi Minta Aktivitas Pendakian Gunung Dihentikan
- Lewat Pilar Tani, Pupuk Indonesia Berkolaborasi Percepat Penyaluran Pupuk Subsidi di Garut
- Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Minta Jalur Pendakian di Cianjur & Bogor Ditutup Sementara
- Usut Isu Liar Wabup Sumedang, Gubernur Dedi Mulyadi Bentuk Tim Investigasi
JPNN.com




