Pernyataan Amien Rais soal Prabowo-Teddy Dinilai Mengandung Ujaran Kebencian
jpnn.com, JAKARTA - Tokoh buruh Arief Poyuono menanggapi video yang diunggah Amien Rais soal kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menurutnya, politikus senior itu patut diduga sudah kehilangan kesadaran kognitif pascaterpental dari PAN.
"Kehilangan kesadaran kognitif dalam politik merujuk pada fenomena di mana politisi model Amien Rais tidak lagi menggunakan rasionalitas, logika, atau informasi faktual dalam mengambil keputusan politik, melainkan didorong oleh emosi, bias, atau manipulasi informasi dan suka menipu rakyat serta ingin mengadu domba rakyat," kata Arief Poyuono dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (3/5).
"Pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah bangsa," tegasnya.
Menurutnya, jika Amien Rais tidak cepat-cepat ditangani secara medis, maka dampaknya akan sangat serius.
"Segera kita bawa tokoh Reformasi '98 Amien Rais ke rumah sakit yang terdekat dengan rumah tinggalnya, jangan sampai memalukan bangsa Indonesia. Biar bagaimanapun Amien Rais mantan ketua MPR RI," pungkasnya. (dil/jpnn)
Menurutnya, jika Amien Rais tidak cepat-cepat ditangani secara medis, maka dampaknya akan sangat serius.
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Mensesneg Pastikan Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Besok
- Ketum Logis 08: Di Balik Kalimat Soal Dolar, Prabowo Tunjukkan Keberpihakan pada Ekonomi Rakyat
- Pertama dalam Sejarah, Prabowo Pimpin KEM-PPKF di DPR, Alasannya?
- Prabowo Berencana Hadir di Rapat Paripurna DPR Besok
- Go Prabu: Prabowo Tidak Punya Strategi soal Ekonomi Indonesia
- Purbaya Beberkan Maksud Ucapan Prabowo soal Dolar, Oalah
JPNN.com




