Impor 105 Ribu Pikap India Buat Koperasi Ditunda, Dasco: Presiden Masih di Luar
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut rencana impor 105 ribu pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diundur.
Itu lantaran Presiden Prabowo Subianto sedang tak berada di Tanah Air.
"Saya sudah menyampaikan pesan ke pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat presiden masih di luar negeri,” ujar Dasco kepada awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2).
Ketua Harian Gerindra itu menyatakan Presiden Prabowo nanti akan meminta berbagai masukan dari pelaku usaha dalam negeri, sebelum rencana impor dieksekusi.
Menurut Dasco, Kepala Negara perlu memperhitungkan kesiapan industri di Indonesia menyikapi rencana impor 105 ribu pikap.
"Presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri," ujar Dasco.
Sebelumnya, rencana pengadaan kendaraan niaga untuk operasional KDKMP senilai Rp 24,66 triliun menuai sorotan dari parlemen.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mempertanyakan keputusan impor kendaraan pikap dari India di tengah kapasitas produksi industri otomotif nasional yang dinilai memadai.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut rencana impor 105 ribu pikap untuk KDKMP akan diundur sementara. Apa penyebabnya?
- Menkeu Purbaya Klaim Anggaran Alutsista hingga MBG tak Mengganggu Struktur APBN
- Demi Ekonomi Kerakyatan, Sekda Sumsel Dukung Penuh Koperasi Merah Putih Besutan Prabowo
- Dekan FH ITB AAS Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
- Momen Unik, Prabowo Siram Jet Tempur Rafale Dengan Air Kembang
- Olok-Olok Prabowo soal Dolar Bikin Rupiah Kian Ambyar
- Rupiah Makin Terpuruk Imbas Pernyataan Prabowo, USD Tembus Rp 17.672
JPNN.com




