Impor Beras 1.000 Ton dari AS Diperuntukkan Bagi Turis 

Impor Beras 1.000 Ton dari AS Diperuntukkan Bagi Turis 
Rencana impor pemerintah terhadap 1.000 ton beras dari Amerika Serikat (AS) diklaim tidak bertentangan dengan swasembada pangan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Amran mengaku stok beras nasional yang dikelola Perum Bulog saat ini melimpah dan mencapai hampir empat juta ton. 

Jika dibandingkan dengan total cadangan tersebut, rencana impor 1.000 ton itu kecil sehingga tidak signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

"Jadi, harus rasional. Jangan pakai rasa. Yang baru akan (impor beras 1.000 ton itu) seakan hantu, tetapi yang pemerintah telah ekspor 2.280 ton ke Arab Saudi itu yang perlu bahas sekarang," kata Amran.

Adapun impor beras ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang tarif imbal balik dengan Amerika Serikat. 

Dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) disebutkan Indonesia akan mengimpor komoditas pertanian senilai USD 4,5 miliar.

Salah satu komoditas tersebut adalah beras dengan total 1.000 ton beras per tahun. Beras ini meliputi gabah, beras lepas kulit, beras putih dan beras pecah (menir).(antara/jpnn)

Rencana impor pemerintah terhadap 1.000 ton beras dari Amerika Serikat (AS) diklaim tidak bertentangan dengan swasembada pangan.


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News