Indikator Tak Membantah Hasil Survei, Tetapi Tegaskan Tidak Merilis
jpnn.com, JAKARTA - Indikator Politik Indonesia tidak membantah validitas hasil survei nasional yang beredar luas di publik beberapa hari terakhir.
Namun, mereka menegaskan tidak pernah merilis hasil survei nasional yang disebut dilakukan pada Juli 2026 tersebut.
Direktur Indikator Politik Indonesia Fauny Hidayat menyampaikan seluruh data dan temuan survei yang didapat lembaga tersebut dipublikasikan melalui kanal resmi.
"Data dan temuan survei Indikator secara resmi selalu dipublikasikan melalui web/portal resmi www.indikator.co.id dan jaringan media sosial Indikator Politik Indonesia," kata Fauny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7).
Namun, dia menegaskan bahwa pihaknya tidak menyebarkan secara masif hasil survei tersebut.
Survei yang dimaksud memaparkan persepsi publik mengenai kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, elektabilitas calon presiden dan wakil presiden, hingga sosok kandidat yang berpotensi maju pada Pemilu 2029.
"Indikator Politik Indonesia tidak pernah merilis atau mempublikasikan hasil survei nasional yang dilakukan pada Juli 2026 tersebut," tutup Fauny. (dil/jpnn)
Survei Indikator yang dimaksud memaparkan persepsi publik mengenai kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Mensos: Sekolah Rakyat Komitmen Presiden Prabowo Membuka Akses Pendidikan bagi Fakir Miskin
- Terlalu Dini Memunculkan Prabowo Vs AHY di Pilpres 2029
- Pujian Prabowo untuk Demokrat: Pernah Berkuasa, Pernah Tidak, tetapi Tak Caci Maki
- Terungkap, Alasan Prabowo Enggan Pakai Teks saat Pidato
- Presiden Prabowo Tegas Tertibkan Hutan, Seskab Teddy Dinilai Jadi Eksekutor Kunci
- Tanggapi Kritik AHY Soal Kekuasaan, Prabowo Bereaksi Begini
JPNN.com




