Indonesia dan Belarus Teken 5 MoU Bisnis Senilai Rp 7 Triliun, Berikut Daftarnya

Indonesia dan Belarus Teken 5 MoU Bisnis Senilai Rp 7 Triliun, Berikut Daftarnya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich menandatangani Agreed Minutes SKB ke-8 Indonesia-Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi. Foto: Dokumentasi Kemenko Perekonomian

jpnn.com, MINSK - Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Belarus sepakat untuk semakin memperkuat komitmen bersama guna meningkatkan kerja sama ekonomi.

Kesepakatan tersebut tertuang melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia–Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi, serta penandatanganan beberapa Memorandum of Understanding (MoU) Antar Pelaku Usaha di Minsk, Belarus pada Jumat (15/5).

Agreed Minutes SKB ke-8 Indonesia–Belarus ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich.

Penandatanganan Agreed Minutes ini menjadi penanda kesepahaman kedua negara untuk memperkuat implementasi kerja sama ekonomi yang telah dibahas dalam rangkaian SKB ke-8, sekaligus memastikan seluruh agenda kerja sama dapat ditindaklanjuti secara lebih sistematis, terarah, dan berorientasi pada hasil nyata.

Pertemuan SKB ke-8 Indonesia–Belarus telah membahas berbagai bidang kerja sama yang mencakup perdagangan, investasi, industri, pertanian dan ketahanan pangan, kehutanan, perbankan, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, olahraga, serta pariwisata.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menekankan Agreed Minutes ini dapat menjadi instrumen penting untuk mempercepat pelaksanaan atas kesepahaman dan mewujudkan menjadi proyek kerja sama yang dapat diimplementasikan.

“Kesepahaman yang telah dicapai dalam SKB ini harus dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus,” ujar Menko Airlangga.

Sementara itu, DPM Karankevich menyampaikan komitmen negaranya untuk terus memperdalam kerja sama dengan Indonesia, khususnya pada sektor industri, pertanian, dan teknologi, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dunia usaha kedua negara.

Menko Airlangga dan Deputi Perdana Menteri Belarus Viktor Karankevich menandatangani Agreed Minutes SKB ke-8 Indonesia-Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News