Indonesia Open 2026: PBSI Cuma Pengin Pemain Tuan Rumah Tampil Tanpa Beban
jpnn.com - JAKARTA - PBSI berharap pebulu tangkis tuan rumah dapat memaksimalkan penampilannya di hadapan publik sendiri pada ajang Indonesia Open 2026, 2-7 Juni.
Ketum PBSI Fadil Imran tidak memberikan target besar agar para pemain yang tampil tidak terbebani.
“Kami hanya berharap seluruh atlet Indonesia dapat memberikan penampilan terbaik. Namun, PBSI tidak ingin membebani atlet dengan target yang berlebihan," katanya.
“Kami harapkan adalah mereka bisa tampil maksimal, berjuang sampai poin terakhir, dan menunjukkan karakter juara Indonesia,” imbuh pria kelahiran 14 Agustus 1968 itu.
Sejauh ini PBSI menilai 21 pemain Indonesia yang akan tampil memiliki peluang untuk bisa meraih hasil maksimal pada turnamen BWF Super 1000.
Terlebih dukungan masyarakat Indonesia yang hadir ke Istora Senayan dapat menambah semangat atlet di lapangan saat bermain.
“Menurut kami hasil merupakan konsekuensi dari proses dan persiapan yang baik. Menurut saya semua berpeluang menjadi juara. Peluang masih terbuka,” ujar alumni Akpol 1991 itu.
Pada ajang Indonesia Open 2026 tercatat tuan rumah menurunkan 21 pemain.
PBSI berharap pebulu tangkis tuan rumah dapat memaksimalkan tampil di hadapan publik sendiri pada ajang Indonesia Open 2026
- Fardhan Rainanda Jaga Asa Indonesia Bawa Pulang Gelar Juara dari BAJC 2026
- Yohanes Saut Marcellyno Tinggalkan Pelatnas Cipayung, PBSI Beri Restu
- PBSI Ubah Komposisi Tim, Apriyani Rahayu Dapat Peran Baru
- Bulu Tangkis Indonesia Dapat Angin Segar, PBSI Makin Percaya Diri Bidik Olimpiade
- Perubahan Aturan BAJC 2026 Membuat Tim Bulu Tangkis Indonesia Bergerak Cepat
- Indonesia Open 2026 dan Ikhtiar Polytron Jaga Nama RI di Kancah Badminton Dunia
JPNN.com




