Indonesia Re Group Dorong Transformasi Kolaboratif di Tahun 2026
Transformasi dipahami sebagai tanggung jawab kolektif seluruh organisasi mulai dari frontline executor hingga strategic leader dengan fokus pada penyelesaian hambatan lintas fungsi, percepatan pengambilan keputusan, serta penguatan budaya kepemimpinan yang adaptif.
Komisaris Utama Indonesia Re Julian Noor menegaskan bahwa forum ini memiliki peran penting dalam memastikan strategi benar-benar berjalan secara efektif di seluruh lini organisasi.
“Forum ini menjadi ruang untuk melihat secara objektif apakah target yang telah ditetapkan benar-benar tercapai. Jika belum, maka yang kita lakukan bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menyepakati corrective actions secara bersama. Ini penting agar transformasi tidak berhenti pada rencana, tetapi berjalan dalam praktik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa perhatian Dewan Komisaris ke depan mencakup penguatan data dan digitalisasi, kesiapan menghadapi perubahan regulasi, serta kemampuan organisasi beradaptasi terhadap dinamika pemegang saham dan pengawasan industri.
Dalam kesempatan tersebut, Beatrix Santi Anugrah selaku Direktur Pengembangan & Teknologi Informasi dan Plt. Direktur Keuangan & Aktuaria memaparkan perkembangan transformasi perusahaan, termasuk penyampaian Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) sebagai arah penguatan sistem dan kapabilitas digital.
Selain itu, disampaikan pula progress penyelesaian sejumlah isu internal strategis di bagian keuangan serta peningkatan kualitas pelaporan keuangan sesuai ketentuan PSAK, sebagai bagian dari upaya memperkuat governance dan meningkatkan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
“Transformasi yang kami jalankan bukan sekadar pembaruan sistem, tetapi upaya menyeluruh untuk memastikan teknologi benar-benar menjadi enabler bagi pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data,” tegasnya.
Hal ini diamini oleh Direktur Teknik dan Operasi Indonesia Re Delil Khairat, yang menyoroti pentingnya penguatan kapabilitas internal dalam menghadapi risiko ke depan yang semakin tidak terprediksi, terutama terkait perubahan iklim dan bencana alam.
Leadership Forum 2026 menekankan pentingnya transformasi berbasis kolaborasi lintas fungsi dan lintas entitas dalam Indonesia Re Group.
- Solusi Alih Daya Bagi BUMN di Era Danantara Menghadapi Tantangan Global
- Efektivitas Proyek Pengelolaan Sampah Danantara Dipertanyakan, Berpotensi Mangkrak?
- Patriot Sejati
- Tata Kelola yang Adaptif jadi Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan Industri Reasuransi
- Danantara Housing Expo 2026 Dorong Akses Hunian Terjangkau bagi Milenial
- Kemenkeu Siap Tampung Rp 120 T Dividen Danantara Tahun Ini
JPNN.com




