Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
“Kalau ada asap akibat kebakaran lahan, maka Singapura akan ikut membantu Indonesia dalam penanganannya,” ujar Jumhur.
Jumhur menjelaskan, pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah langkah mitigasi di lapangan. Salah satunya melalui pembuatan sekat kanal untuk menjaga ketersediaan air di kawasan gambut.
“Dari BNPB juga ada kerja sama membuat hujan buatan. Airnya tertampung dan tidak mengalir lagi ke sungai, tetapi ke kanal-kanal. Sehingga air tanah gambut terus teraliri air, jadi basah, dan itu akan menjadi penangkal kebakaran lahan dan hutan,” ungkap Jumhur.
Ia berharap semakin banyak pihak terlibat dalam upaya mitigasi sebelum bencana kebakaran terjadi. Menurutnya, pencegahan menjadi kunci agar risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sejak awal.
Selain isu kebakaran hutan dan lahan, MoU tersebut juga mencakup kerja sama di bidang perubahan iklim, ekonomi sirkular, pengelolaan sampah, manajemen lingkungan, dampak polusi, serta pengembangan pekerjaan hijau atau green jobs.
Indonesia juga membuka peluang untuk belajar dari pengalaman Singapura dalam penerapan teknologi ramah lingkungan, daur ulang, pengelolaan air, dan energi baru terbarukan.
Dalam kesempatan yang sama, Jumhur turut menyinggung peluang kerja sama perdagangan karbon. Ia mengatakan, sejumlah investor Singapura telah menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam perdagangan karbon Indonesia.
“Kita akan launch pada 9 Juli jam 3 sore untuk memulai penerapan Sistem Registrasi Unit Karbon. Sehingga sejak itu kita sudah bisa mulai memperdagangkan karbon,” terangnya.
Pemerintah Indonesia-Singapura memperkuat kerja sama mencegah kebakaran hutan dan lahan
- Hmmm... Ratusan Hotspot Karhutla Ada di Area Konsesi Perusahaan Besar
- Percepat Pemadaman Karhutla Kalteng, Gubernur Agustiar Minta Optimalkan Water Bombing
- Buruh Tani Bekerja Sembari Merokok, Api Berkobar, 30 Hektare Lahan Hangus Terbakar
- Mengatasi Karhutla, Polda Kalsel pakai Cairan Tepung dan Suntik Gambut
- Kemarau dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA di Sumsel Tembus Puluhan Ribu
- PT Mayawana Persada Perkuat Tim Lapangan Tanggulangi Karhutla
JPNN.com




