Inflasi Tahunan Juni 2026 Sentuh 3,34 Persen, Papua Pegunungan Tertinggi
jpnn.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada Juni 2026 secara tahunan (year on year/yoy) menyentuh angka 3,34 persen.
Indeks Harga Konsumen (IHK) terpantau berada di level 111,89.
Angka inflasi tersebut menunjukkan tren peningkatan jika dibandingkan dengan capaian pada Mei 2025 yang tercatat sebesar 3,08 persen.
Hal ini disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam pemaparan terbarunya.
Ateng menjelaskan penyumbang inflasi terbesar berasal dari kenaikan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.
Kelompok ini memberikan andil sebesar 1,36 persen terhadap inflasi tahunan secara keseluruhan.
Secara spesifik, inflasi pada kelompok pangan tersebut didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas utama.
Adapun di antaranya ikan segar, beras, minyak goreng, cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, sigaret kretek mesin (SKM), serta bawang merah.
BPS mencatat laju inflasi pada Juni 2026 secara tahunan menyentuh angka 3,34 persen, Papua Pegunungan tertinggi
- Bupati Nduga Ancam Tahan Gaji ASN yang Tidak Menjalankan Kewajiban
- 3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Komisi I Ungkit Peta Jalan Pemberantasan KKB
- Harga Minyak Dunia Melambung, Rupiah Melorot ke 38 Poin
- Rupiah Moncer 121 Poin, USD Berada di Level Rp 17.511
- Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
- Bantah Isu Pemangkasan Subsidi Energi, Purbaya Beri Penjelasan Begini
JPNN.com




