Ingatkan Petinggi BUMN, Prabowo: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
jpnn.com, BALIKPAPAN - Presiden Prabowo Subianto mewajibkan seluruh jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja secara jujur, bersih dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Mereka yang tidak sanggup menjalankan amanah tersebut diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (12/1).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyoroti masih lemahnya tata kelola dan integritas di sejumlah BUMN.
Menurut dia, salah satu pangkal utama persoalan tersebut adalah kualitas kepemimpinan yang belum optimal.
Dia menyebutkan terdapat direksi BUMN yang tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya, sehingga berdampak pada kinerja perusahaan.
Bahkan, lemahnya kepemimpinan tersebut membuat sejumlah BUMN harus menanggung kerugian yang tidak sedikit.
“Terlalu banyak pengalaman kita. Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik. Saya tugaskan Kepala Danantara dan beberapa menteri untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak, banyak yang rugi,” ujar Prabowo.
Prabowo menyebutkan terdapat direksi BUMN yang tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya, sehingga berdampak pada kinerja perusahaan.
- Perihal Pilpres 2029, Pangeran: Gibran Fokus Bekerja Mendukung Agenda Strategis Pemerintahan Presiden Prabowo
- 5 Berita Terpopuler: Gaji Tidak Manusiawi, Guru PPPK Paruh Waktu Menuntut Kesejahteraan Layak, Awas Kena ‘Tendang’
- Sjafrie Sjamsoeddin Punya Elektabilitas Tinggi, Pengamat Teringat Peta Politik Pilpres 2004
- Gelar Diskusi Ekonomi, PDIP Beri Masukan Konstruktif Buat Presiden Prabowo
- Heboh Beda Pandangan Para Menteri, Hasto PDIP: Rakyat Perlu Soliditas Kebijakan
- Pemerintah Bakal Bentuk BUMN Baru untuk Kelola Lahan Sitaan Negara
JPNN.com




