Ini Bukti Negara Berkomitmen Melakukan Pemerataan Kesejahteraan di Papua
jpnn.com - Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara di Nabire, Papua Tengah menjadi momentum penting dalam memperkuat pemerataan pembangunan di Tanah Papua.
Pertemuan tatap muka antara pemerintah dan masyarakat dihadiri tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan organisasi dari seluruh provinsi Papua melalui sambungan daring.
Kegiatan mengusung tema Papua Bersatu, Indonesia Maju tersebut dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, dan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.
Acara itu juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, serta groundbreaking dapur MBG di enam titik: Nabire, Jayapura, Wamena, Merauke, Sorong, dan Manokwari.
Meki Fritz Nawipa menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak positif berantai bagi masyarakat.
"Kami memandang MBG memiliki multiplier effect besar, mulai dari peningkatan pendapatan petani, pemberdayaan ibu-ibu sebagai juru masak, hingga peningkatan gizi anak," kata Meki Nawipa, dikutip dari siaran pers, Kamis (14/8/2025).
Program TEKAD dan koperasi desa turut menjadi andalan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Meki yakin kolaborasi pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat kemandirian desa-desa di Papua.
Dadan Hindayana menegaskan, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus digenjot.
Pemerintah pusat membuktikan komitmen melakukan pemerataan kesejahteraan di Papua melalui program MBG hingga penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat.
- Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos ke Bareskrim Polri
- Menjelang Penyampaian Pidato Prabowo, PA GMNI Minta Evaluasi Tata Kelola MBG
- Protes Dana Desa, Warga Mengamuk Selasa Malam, Bakar Kantor Pemerintahan
- Pemprov Papua Adakan Beragam Layanan dan Hiburan untuk Masyarakat di HUT RI
- 'Pesta Babi' Raih Penghargaan dan Kabar Terbaru Mama Yasinta
- Survei IPO: Sebanyak 63 persen Tidak Puas Pelaksanaan MBG
JPNN.com




