Ini Langkah Pemkab Cirebon Mengantisipasi Hantavirus
Dia memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Hantavirus di Kabupaten Cirebon, namun langkah antisipasi tetap dilakukan karena penyakit tersebut telah terdeteksi di Indonesia.
"Hantavirus ini memang jarang, tetapi sekarang sudah masuk ke Indonesia," ujarnya.
Hantavirus adalah penyakit yang ditularkan hewan pengerat seperti tikus maupun curut, serta penularan dapat terjadi melalui partikel udara atau debu yang terkontaminasi urine hewan pembawa virus.
Mona menyampaikan pola penularan Hantavirus berbeda dengan Leptospirosis, yang disebabkan bakteri dan masuk melalui luka atau selaput lendir.
Pada Hantavirus, kata dia, penularan dapat terjadi saat seseorang menghirup udara yang telah terkontaminasi virus.
Atas dasar tersebut, Dinkes Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumah dan mewaspadai paparan tikus, termasuk membersihkan bagian atas kemasan makanan maupun minuman sebelum dikonsumsi.
"Karena kita tidak tahu apakah bagian atas kemasan itu pernah dilewati tikus atau terkena kencing tikus," ujarnya.(ant/jpnn)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Solusi Sementara, Guru di Sekolah Rakyat Diisi PPPK Pemda
- PPPK Harap Tenang, Gaji Aman Hingga Akhir 2026
- Info Terbaru Ribuan ASN pakai Fake GPS, di Kasus Lain Beberapa PNS & PPPK Dipecat
- KAI Daop 3 Sediakan 15.672 Tiket Selama Libur Panjang Akhir Mei
- Pria di Cirebon Diduga Menggauli Anak Tiri, Korban Lapor Polisi
- Info Terkini WHO soal Dampak Hantavirus
JPNN.com




