Ini Penyebab Kelangkaan BBM di Sumut, Ternyata
jpnn.com, JAKARTA - Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan sudah meminta penambahan truk pengangkut BBM untuk wilayah di Sumatra Utara.
Hal ini menyusul terjadinya kelangkaan BBM di wilayah Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir.
“Ditambah jumlah truk hariannya,” ujar Laode ketika di Maluku, Kamis (16/7).
Laode juga menegaskan kuota penyaluran BBM tidak ada kenaikan, dan masih sesuai dengan kuota tahunan yang sudah ditetapkan.
“Kalau kuota kan secara nasional sudah selesai,” kata Laode.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mencatat kebutuhan BBM di wilayah Medan, Sumatra Utara, meningkat 5–10 persen dibandingkan dengan rata-rata harian.
Oleh karena itu, Pertamina merespons dengan percepatan penguatan kapasitas distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
Sebagai langkah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional, 30 unit mobil tangki spot charter, serta memperkuat personel distribusi dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat dan dukungan 16 personel dari Bekangdam.
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan sudah meminta penambahan truk pengangkut BBM untuk wilayah di Sumatera Utara.
- Kampung Binaan Pertamina Lubricants Beri Dampak Ekonomi hingga Rp 200 Juta per Tahun
- Pertamina Lubricants Memperkuat Daya Saing Lewat Otomatisasi Teknologi Produksi
- GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul, Sulap Sampah Jadi Penghasilan
- PGN Sempurnakan Fitur Mobile, Pencatatan Meter Mandiri Makin Akurat
- Elnusa Perkuat Peran Strategis Lewat Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi
- Terima 539 Peserta Internship 2026, Pertamina Beri Pengalaman Kerja Bagi Talenta Muda
JPNN.com




