Jumat, 16 November 2018 – 23:22 WIB

Inilah Kronologis Bentrok Tarakan!

Kamis, 30 September 2010 – 08:58 WIB
Inilah Kronologis Bentrok Tarakan! - JPNN.COM

Minggu, 26 September 2010, sekitar pukul 22.00 Wita
Abdul Rahman (suku Tidung), bersama Jay, warga Belalung, Kelurahan Juata Permai, berniat membeli rokok. Ia bertanya kepada kawanan pemuda, untuk mencari Rury. Tak lama kemudian dipalak dan dikeroyok enam orang tak dikenal saat melintas di Perum Korpri, Jalan Seranai III, Juata, Kecamatan Tarakan Utara.
Ia terluka di telapak tangan dan kepala.

Minggu 26 September, sekitar pukul 22.30 Wita
Jay melarikan diri dan melapor kepada salah satu keluarganya Lili Sutrisna dan ayah Rahman, Abdullah bin H Salim (56 th). Lili awalnya hanya mengajak Jay, namun Abdullah memaksa ikut.

Senin 27 September, sekitar pukul 00.30 Wita
Di lokasi kejadian, Rahman sudah babak belur. Abdullah, ayah Rahman ikut membantu. Terjadi perkelahian antara kawanan yang diketahui bersuku Bugis Letta. Abdullah tewas ditimpas. Kemudian di bawa ke rumah sakit.

Pukul 01.00 Wita, sekitar 50 orang dari kelompok suku Tidung menyerang Perum Korpri. Para penyerang membawa mandau, parang, dan tombak. Mereka merusak rumah salah satu warga Bugis Letta.

Pukul 09.00 Tarakan mulai mencekam, beredar isu sweeping warga Bugis Letta oleh suku Tidung.

Pukul 10.00 Wita, pembakaran berlanjut. Kali ini rumah milik Noordin dan membakar sepeda motor

Pukul 15.00 Wita, Abdullah bin H Salim, korban tewas dalam pertikaian dini hari, dimakamkan di pekuburan Muslimin Gunung Daeng, Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah.

Pukul 20.30 Wita hingga 22.30 Wita, berlangsung pertemuan yang dihadiri unsur pemda setempat. Namun pertemuan tidak maksimal, karena tokoh-tokoh kedua kubu berada di lapangan. Tarakan masih mencekam.

Selasa, 28 September 2010
Pada pukul 11.30 Wita, polisi menangkap dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku dalam pembunuhan Abdullah. Mereka adalah Baharudin alias Bahar (20) dan Badarudin alias Ada (16). Warga mulai mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman.

Selasa pukul 21.18 Wita, terjadi lagi bentrokan. Melibatkan ratusan warga dari dua kubu. Ada aksi pembakaran terhadap kios jualan milik warga Bugis di Jl Gajah Mada. Dalam bentrokan ini dinyatakan dua orang tewas. Lima lainnya terluka.

Selasa pukul 23.00, Pasukan Brimob Polda Kaltim datang

Rabu 29 September, sekitar pukul 07.30 Wita, Tarakan kembali panas. Warga Bugis Letta dan Suku Tidung kembali bentrok di sekitaran Masjid Al Ma’arif. Dalam insiden ini dua warga Bugis Letta tewas.

Sekitar pukul  11.00- 16.00, Massa terkonsentrasi di dua titik. Suku Tidung di sekitaran Masjid Al Ma’arif dan massa Bugis Letta berada di Jl Gajah Mada

Sekitar 17.00-20.00, Gubernur Kaltim dan beberapa pejabat datang ke Tarakan. Rencananya dilakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang terlibat. (Radar Tarakan /grup JPNN)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar