Inilah Perintah Presiden Prabowo kepada Mendikdasmen, Segera!
jpnn.com - JAKARTA – Berikut ini perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti yang disampaikan dalam rapat terbatas, Kamis (11/6).
Rapat terbatas selama dua jam lebih di Istana Merdeka, Jakarta, juga diikuti Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Prasetyo menjelaskan, Presiden Prabowo memerintahkan Abdul Mu'ti segera membentuk tim untuk mempelajari dan mengevaluasi kembali buku-buku ajar yang saat ini digunakan sekolah-sekolah.
"Beliau (Mendikdasmen) diberi tugas (oleh Presiden) untuk sesegera mungkin membentuk tim untuk mempelajari buku ajar atau buku pelajaran bagi seluruh peserta didik kita, yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman, perkembangan teknologi. Kita tidak ingin kalah dengan buku-buku pelajaran dari luar," kata Mensesneg Prasetyo Hadi yang juga Juru Bicara Presiden saat jumpa pers bersama Mendikdasmen Abdul Mu'ti setelah rapat di pelataran Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6) malam.
Ia menjelaskan Presiden Prabowo dalam rapat menyoroti berbagai masalah terkait dengan pendidikan, mulai dari hal berkaitan dengan infrastruktur dan revitalisasi sekolah-sekolah sampai dengan kesejahteraan para guru.
"Saya ingin menggarisbawahi bahwa diskusi hampir dua jam lebih, betul-betul pemerintah dan Bapak Presiden sangat concern terhadap masalah pendidikan baik mengenai infrastrukturnya, kemudian peningkatan (kesejahteraan dan kualitas) gurunya," ujarnya.
Menteri Abdul Mu'ti menjelaskan hal-hal yang dia laporkan kepada Presiden Prabowo, di antaranya terkait perkembangan revitalisasi sekolah, kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru, penyaluran papan tulis pintar (IFP), dan penyelenggaraan sekolah terintegrasi.
Ia menyampaikan untuk tahun 2026 ada 11.744 satuan pendidikan yang dialokasikan untuk direvitalisasi.
Presiden Prabowo Subianto memberi perintah kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang disampaikan dalam rapat terbatas.
- Komisi III: Tak Ada Aturan Soal Izin Kepada Presiden Untuk Menetapkan Jaksa Tersangka
- Kemendikdasmen: 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
- Usung Misi Zero Hunger, Presiden Prabowo Perintahkan Menteri Belajar ke India hingga Brasil
- Prabowo Bakal Kirim Nama Jampidsus ke DPR Pekan Ini, Siapa?
- Arahan Presiden Prabowo, Kemendikdasmen Membangun 500 SNT Hingga 2029, Apa Itu?
- Prabowo Sudah Terima Nama Calon Jampidsus, Pengganti Febrie Adriansyah Segera Diumumkan
JPNN.com




