Inovasi BRIN untuk Tanggap Darurat Bencana Diapresiasi DPR
jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf mengapresiasi dan menaruh harapan besar terhadap inovasi yang dipaparkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (8/12).
Furtasan juga mengaku telah melihat fasilitas di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Cibinong. Dia meminta BRIN memasifkan informasi soal riset dan inovasi ke masyarakat.
“Saya sudah punya harapan besar, tetapi saya minta dimasifkan informasinya supaya dikenal seluruh aktivitas masyarakat dan perguruan tinggi karena di sana banyak destinasi-destinasi yang bisa dilakukan untuk studi anak SLTA ke bawah,” kata dia dalam keterangan yang dikutip, Selasa (9/12).
BRIN memaparkan berbagai langkah penanggulangan bencana, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI, Senin (8/12).
Kepala BRIN Arif Satria menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi untuk memperkuat respons bencana, khususnya terkait banjir di Sumatra.
Arif menjelaskan bahwa sejak awal bencana terjadi, BRIN langsung mengirimkan data citra satelit kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung proses asesmen dan penanganan.
“BRIN berposisi sebagai pendukung program-program BNPB karena yang memiliki otoritas ke lapangan dan data angka adalah BNPB, kami menyediakan data,” kata Arif kepada awak media.
Selain dukungan data, BRIN juga mengerahkan sejumlah inovasi untuk membantu penanganan di lokasi bencana, salah satunya ialah penyediaan air siap minum (Arsinum) mobile.
BRIN memaparkan berbagai langkah penanggulangan bencana, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI. Inovasi BRIN mendapat apresiasi.
- Kesenjangan Mutu Jalan Pusat dan Daerah, Komisi V DPR Sarankan Revisi UU
- Refleksi Milad ke-79 HMI, Ibas Ajak Pemuda Jadi Bagian dalam Demokrasi Partisipatif
- Zulfikar Demokrat Minta Pemerintah Batasi Produk Murah Online untuk Lindungi UMKM
- Fungsi Hutan Tak Boleh Diubah, Meski Dibilang Demi Kepentingan Strategis Nasional
- Tinjau PIK2, Komisi VII DPR Dorong Pariwisata Inklusif & Penguatan UMKM
- PLBN Tak Boleh Jadi Pajangan, Ribka Haluk & DPR Pacu Perbatasan Papua Jadi Motor Ekonomi
JPNN.com




