Investasi di KEK Mandalika Mencapai Rp 5,96 Triliun
jpnn.com, JAKARTA - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyebutkan realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga 2025 mencapai Rp5,96 triliun.
"Jumlah investasi kumulatif di KEK Mandalika hingga 2025 menjadi Rp5,96 triliun," kata Kepala Administrator KEK Mandalika Bambang Wicaksono diikutip Senin (19/1).
Ia mengatakan jumlah investor yang masuk di KEK Mandalika tercatat sebanyak 34 investor, termasuk investor asal Spanyol yang akan berinvestasi dengan nilai anggaran Rp 54 miliar untuk membangun akomodasi vila.
"Yang telah melakukan perjanjian kerja sama itu sebanyak 34 investor, dengan total investasi semua Rp 5,96 triliun," katanya.
Kondisi ini merupakan kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Indonesia.
Selain itu, pertumbuhan investasi tersebut dapat memperkuat konektivitas pengembangan pariwisata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kondisi ini akan terus bergerak ke depan," katanya.
Sebelumnya, Direktur Komersial ITDC Febrina Meidiana, menerangkan bahwa masuknya investasi ini merupakan cerminan kepercayaan investor asing, terhadap prospek pengembangan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
Awal 2026 investor asal Spanyol masuk untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Tingkatkan Kepatuhan Pengguna Jasa, Bea Cukai Lakukan Monitoring di KEK
- Batam Dinilai Butuh Sistem yang Lebih Sederhana untuk Bisnis & Investasi
- Dewan Nasional KEK Menargetkan Serap 36.300 Tenaga Kerja pada 2026
- Investasi KEK Tembus Rp 336 Triliun, Serap 249 Ribu Tenaga Kerja
- 6 Usulan KEK Sudah di Meja Presiden, Fokus Sektor Mobil Listrik Hingga Industri Hijau
- Melihat Desain Terbaru Jersei Timnas Indonesia dengan Jenama Asal Spanyol
JPNN.com




