Iran Bantah Klaim Trump, Sebut Kesepakatan Damai dengan AS Masih Dikaji
Minggu, 14 Juni 2026 – 19:51 WIB
Ilustrasi - Amerika Serikat dan Iran. /ANTARA/Anadolu/py.
Proses diplomasi yang dimediasi Pakistan berfokus pada upaya mengakhiri permusuhan antara Teheran dan Washington, membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran internasional, serta mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.
Para pejabat Iran berulang kali menyatakan bahwa sebagian besar isi rancangan kesepakatan telah disetujui kedua pihak.
Namun, mereka juga menuduh Amerika Serikat memperlambat kemajuan perundingan melalui perubahan sikap dan pernyataan yang dinilai saling bertentangan.(antara/jpnn)
Pemerintah Iran menegaskan keputusan final mengenai memorandum kesepakatan damai dengan Amerika Serikat belum ditetapkan karena masih dalam kajian.
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean
BERITA TERKAIT
- Donald Trump Menyukai Gagasan Menjadikan Selat Hormuz Wilayah AS
- Sekjen PBB Desak AS-Iran Melanjutkan Negosiasi Menuju Penyelesaian Damai
- Donald Trump Ancam Serang Oman
- Komandan Angkatan Darat Iran Tegaskan AS tidak Berhak Memasuki Teluk Persia
- Penembakan di Kentucky AS, Satu Tewas, 4 Terluka
- Iran & Oman Capai Kesepakatan Soal Peta Rute Pelayaran di Selat Hormuz
JPNN.com




