Iran Bersumpah Bertempur dengan Seluruh Kekuatan Melawan AS-Israel
jpnn.com, TEHERAN - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel akan berakhir ketika agresi berhenti.
"Perang tersebut tidak dimulai oleh Iran, yang memilih diplomasi," katanya kepada para wartawan di sebuah sekolah dasar yang terkena serangan AS-Israel di Teheran, Selasa.
AS dan Israel meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada Sabtu (28/2).
Menurut data Iran, serangan itu menewaskan hampir 800 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan para pejabat tinggi militer.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah AS dan Iran menggelar putaran ketiga perundingan nuklir tidak langsung dengan mediasi Oman.
Lebih lanjut, Baghaei mengatakan banyak orang di dalam Iran menentang perundingan dengan AS, mengingat pengalaman sebelumnya ketika Israel dan AS menyerang negara tersebut pada Juni lalu.
Dia menyerukan Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk campur tangan sebelum perang meluas ke tempat lain.
"Iran bersumpah untuk bertempur dengan seluruh kekuatan kami dalam pertempuran ini,” katanya.
Iran menyatakan perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel akan berakhir ketika agresi berhenti.
- Iran Buka Selat Hormuz, Sekjen PBB Dukung Penuh Upaya Diplomatik Menyelesaikan Konflik
- Afifah Shahnameh
- Genosida yang Dilakukan Israel Terus Berlangsung, Kondisi Gaza Memburuk
- Kata Erick Thohir soal Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran Via Playoff Darurat Piala Dunia 2026
- Donald Trump Klaim Iran akan Serahkan Uranium yang Diperkaya ke AS
- Yossi Cohen
JPNN.com




