Iran Bersumpah Bertempur dengan Seluruh Kekuatan Melawan AS-Israel
Baghaei menambahkan bahwa perhatian utama saat ini difokuskan pada mempertahankan negara dari serangan.
“Kami telah menerima banyak pesan yang saling bertentangan dan menyesatkan selama satu setengah tahun terakhir. Sekarang adalah waktu untuk berperang dan membela tanah air. Apa pun yang mengalihkan perhatian kami harus disingkirkan,” ucap dia.
Baghaei turut menggarisbawahi bahwa Iran berulang kali memperingatkan tentang sikap tidak bertindak dan acuh tak acuh komunitas internasional terhadap pelanggaran hukum.
Dirinya menyampaikan bahwa dunia menyaksikan genosida dan tidak mengambil tindakan, dunia juga melihat agresi terhadap negara-negara tetangga dan tidak memberi tanggapan.
“Kami telah berulang kali berseru dan memperingatkan bahwa jika dunia, terutama negara-negara yang mengeklaim menjunjung tinggi supremasi hukum dan telah memainkan peran mendasar dalam membentuk sistem norma internasional serta Piagam PBB 00 tidak bertindak, api pelanggaran hukum dan pemberontakan akan melanda semua negara,” ujarnya.
Sejauh ini Iran telah meluncurkan 15 gelombang serangan rudal dan drone ke Israel serta aset-aset AS di kawasan, termasuk di Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi.
Banyak dari negara-negara tersebut mengecam serangan Iran sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan. (antara/jpnn)
Iran menyatakan perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel akan berakhir ketika agresi berhenti.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Sukacita Foolad Sirjan Iranian Bisa Masuk Final AVC Champions League 2026
- Dunia Hari Ini: Nasionalis Israel Berarak-arakan Peringati Aneksasi Yerusalem Timur
- Menlu Araghchi: Iran tak Akan Menyerah pada Ancaman Apa Pun
- China Berminat Membeli Minyak AS, Donald Trump: tetapi dari Iran Jalan Terus
- Iran Larang Pengiriman Senjata AS Lewat Selat Hormuz
- Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.483 karena Harapan Damai AS-Iran Meredup
JPNN.com




