Iran Kembali Berulah, Yordania Kewalahan Menghalau Hujan Rudal
jpnn.com, AMMAN - Angkatan Bersenjata Yordania pada Rabu menyatakan bahwa pertahanan udaranya mencegat 10 rudal balistik, tiga di antaranya jatuh di wilayah kerajaan tersebut.
"Pertahanan udara Yordania mencegat serangan yang terdiri dari 13 rudal balistik yang memasuki wilayah udara negara kami. Sebanyak 10 rudal berhasil dicegat dan dihancurkan, sementara tiga lainnya jatuh di daerah yang jauh dari permukiman penduduk," kata angkatan bersenjata dalam sebuah pernyataan.
Pada Selasa, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa Iran telah menyerang pangkalan militer AS di Yordania dengan menggunakan rudal balistik.
IRGC mengklaim serangan tersebut mengakibatkan banyak korban di kalangan personel militer AS, serta menghancurkan infrastruktur dan sejumlah helikopter militer.
Hari ini, Rabu (2/9), militer Iran juga menyerang negara tetangga yang menampung militer Amerika Serikat.
"Para pejuang pemberani dari pasukan darat IRGC, hari ini meluncurkan serangan ke markas besar dan lokasi komando AS di pangkalan Ali Al Salem di Kuwait dengan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone)," demikian Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu. (ant/dil/jpnn)
Pada Selasa, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa Iran telah menyerang Yordania dengan menggunakan rudal balistik
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Pezeshkian Tegaskan Iran akan Terus Melawan hingga Agresor Benar-Benar Menyesal
- Antek Iran Serang Sejumlah Kota Arab Saudi, Perempuan & Anak Kecil Jadi Korban
- Trump Pastikan Peran Selat Hormuz akan Berkurang
- Setelah Dikritik Trump, Korsel Bersiap Kirim Armada Angkatan Laut ke Selat Hormuz
- Acara Pernikahan di Iran Diserang Tentara AS, Jumlah Korban Tewas Bertambah
- Amerika Kembali Bombardir Iran, Donald Trump Sebut demi Timur Tengah
JPNN.com




