Iran Kembali Menutup Selat Hormuz
jpnn.com - JAKARTA - Iran kembali menutup Selat Hormuz di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat.
Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran hingga waktu yang belum ditentukan.
Dalam pernyataan yang diunggah di platform X pada Kamis (11/6), Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) menyebut penutupan itu dilakukan menyusul eskalasi yang dipicu oleh tindakan militer AS dan pengumuman terbaru dari angkatan bersenjata Iran.
"Karena ketegangan yang dipicu pasukan agresif AS dan pengumuman terbaru Angkatan Bersenjata Republik Islam, Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya," kata PGSA.
Otoritas itu juga meminta pihak-pihak yang telah memperoleh izin transit untuk bersabar dan menunggu pemberitahuan lebih lanjut terkait operasional jalur pelayaran tersebut.
Pengumuman itu disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mengulur-ulur perundingan.
Trump juga menyatakan pihaknya berniat melancarkan serangan besar terhadap Iran.
Pada hari yang sama, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan telah melancarkan serangan terhadap Iran yang kemudian membalasnya dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS.
Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran hingga waktu yang belum ditentukan.
- Trump Tegaskan Netanyahu Tidak Akan Ditangkap Selama Berada di AS
- Iran Sesumbar Siap Menyambut Tentara Amerika di Pulau Kharg, Tunggu Tanggal Mainnya!
- Melemah Lagi, Rupiah Terdampak Kebijakan Suku Bunga The Fed
- 2 Tanker Meledak di Hormuz, Iran Malah Sebut Gegara Amerika
- AS Bersiap Melakukan Serangan Militer Berskala Besar ke Iran
- Serangan Iran ke Fasilitas Listrik Kuwait Memicu Kebakaran
JPNN.com




