Iran Tegas Membantah Serang Uni Emirat Arab
jpnn.com - TEHERAN - Iran dengan tegas membantah telah melakukan serangan rudal ke Uni Emirat Arab (UEA).
Juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghar mengatakan bahwa Iran tidak melakukan operasi rudal atau drone terhadap UEA.
"Angkatan bersenjata Iran tidak melakukan operasi rudal atau drone dalam beberapa hari terakhir," kata Zolfaghari seperti dikutip stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, Selasa (5/5). "Jika kami melakukannya, kami pasti sudah mengumumkannya," tambahnya.
Dia menegaskan pihaknya juga membantah klaim Kementerian Pertahanan UEA terkait dugaan serangan Iran.
Zolfaghari menambahkan bahwa Iran akan memberikan respons keras jika ada tindakan terhadap negara itu yang dilakukan dari wilayah UEA.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan gabungan itu memicu balasan dari Teheran dan gangguan di Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai disepakati pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan selanjutnya di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.
Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang ditetapkan.
Iran dengan tegas membantah telah melakukan serangan rudal ke Uni Emirat Arab (UEA).
- Indonesia Kutuk Keras Tindakan Tak Manusiawi Israel pada Relawan GSF dalam Tahanan
- Pernyataan Sugiono soal Pemulangan 9 WNI yang Diculik Israel
- Sempat Ditahan Militer Israel, 9 Relawan WNI Kini dalam Perjalanan Menuju Istanbul, Akan Segera Pulang
- Soal Seruan IRGC Iran, Tegar Bimantoro: Alarm Keras Bagi Aktivasi Sel Tidur Terorisme di Indonesia
- Trump Tegaskan AS akan Bertindak Cepat jika Iran Gagal Memberikan Jawaban Memuaskan
- Iran Siap Gunakan Senjata Canggih Jika AS Menyerang
JPNN.com




