Iran Telah Serahkan Revisi Proposal Perdamaian kepada Amerika
jpnn.com, WASHINGTON DC - Iran menetapkan tenggat selama satu bulan untuk negosiasi dengan Amerika Serikat agar mencapai kesepakatan membuka kembali Selat Hormuz, mengakhiri blokade maritim, serta menghentikan perang di Iran dan Lebanon untuk selamanya, menurut laporan Axios, Sabtu (2/5).
Iran telah menyampaikan proposal berisi 14 poin yang direvisi kepada Amerika Serikat pada Kamis (30/4).
Dua sumber yang mendapat informasi terkait dokumen tersebut mengatakan proposal dari Iran menetapkan lini masa ketat selama sebulan untuk mencapai kesepakatan, yang mencakup akses maritim, pengakhiran blokade laut, dan gencatan senjata berkelanjutan.
"Jika mereka berperilaku buruk, jika mereka melakukan hal jahat, tapi sekarang kami akan lihat. Hal itu bisa terjadi, tentu saja," kata Presiden AS Donald Trump, Sabtu (2/5), saat menjawab soal kemungkinan adanya serangan baru terhadap Iran.
Proposal itu memproyeksikan tahap pembicaraan selanjutnya akan berlangsung hanya jika kesepakatan awal telah tercapai, dengan fokus negosiasi pada isu program nuklir untuk tambahan satu bulan ke depan, menurut sumber-sumber tersebut.
Meskipun sebelumnya mengaku tak puas dengan proposal Iran, Trump, menjelang penerbangannya ke Miami pada Sabtu, berjanji akan mengkajinya selama mengudara.
"Mereka telah menyampaikan kepada saya tentang konsep kesepakatannya. Mereka akan menyampaikan pernyataan persisnya saat ini," kata Trump.
Namun, Trump kemudian bernada keras di media sosial Truth Social ketika ia menuding Iran belum membayar harga cukup besar atas apa yang telah mereka lakukan kepada kemanusiaan dan kepada dunia dalam 47 tahun terakhir.
Iran menetapkan tenggat selama satu bulan untuk negosiasi dengan Amerika Serikat agar mencapai kesepakatan membuka kembali Selat Hormuz
- Doli Kurnia DPR Dorong Indonesia Bentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian
- Iran Kembali Menutup Selat Hormuz
- Lemas Lagi, Rupiah Melorot 45 Poin, USD Jadi Rp 17.989
- Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Irak Utara
- Ikuti Perintah Trump, Pasukan AS Serang Iran Lagi
- Trump Tuding Iran Terlalu Lama Bernegosiasi: Sekarang Mereka Harus Membayar Harganya
JPNN.com




