Irjen Pol Anton Bachrul Alam jadi Kadiv Humas

Kabaharkam Tak Kosong Lagi

Irjen Pol Anton Bachrul Alam jadi Kadiv Humas
Irjen Pol Anton Bachrul Alam jadi Kadiv Humas
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menanggapi ada beberapa kejanggalan dalam mutasi perwira tinggi polri kali ini. Menurutnya kekosoangan posisi Kabaharkam dalam waktu dua bulan itu merupakan bentuk ketidakbecusan kapolri untuk me-manage jabatan-jabatan penting di tubuh institusinya. "Baru kali ini dalam sejarah, kapolri merangkap jabatan sebagai Kabaharkam," katanya.

Selain itu, menurut dia, Fajar kurang cocok menduduki jabatan Kabaharkam. Sebab, menurut dia tugas kabaharkam lebih mengedepankan dan membangun peran polisi masyarakat untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jabatan itu sangat kurang sesuai dengan Fajar yang banyak mengenyam tugas di Brigade Mobile (Brimob). "Seperti yang kita tahu Brimob kan militernya polisi, tidak cocok untuk jabatan itu," kata penulis buku Jangan Bosan Kritik Polisi itu.

Saat berpangkat Birgjen, Fajar sempat menjabat sebagai Wakil Komandan Korps Brimob Polri. Bahkan saat berpangkat AKP (dulu Kapten Pol) Fajar bertugas sebagai Dansat Brimob Polda Aceh.

Tak hanya itu, Neta juga menyayangkan kepindahan Anton ke posisi Kadiv Humas Mabes Polri. Menurutnya, Anton tidak pantas dimutasi kembali ke posisi tersebut. Sebab, menurutnya, Anton  adalah bekas Kapolda Jatim yang seharusnya diberi posisi yang lebih baik. "Menurut saya kinerja Anton baik," katanya. Neta pun beranggapan bahwa pembinaan jenjang karir kepolisian masih buruk. Menurutnya, pembenahan pembinaan karir tersebut merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus dibenahi Timur sebagai kapolri. (kuh)

JAKARTA - Posisi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri akhirnya terisi. Setelah dua bulan kosong, kemarin (17/12) posisi tersebut


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News