Israel Melanggar Kesepakatan, Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon
jpnn.com - ISTANBUL - Tentara Israel meningkatkan serangannya di Lebanon selatan.
Kantor Berita Nasional Pemerintah Lebanon (NNA), Senin (13/7), melaporkan bahwa Tentara Israel terus menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan.
Hal ini merupakan pelanggaran harian terhadap perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani antara Tel Aviv dan Beirut.
Menurut kantor berita tersebut, pasukan Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di lingkungan selatan kota Hadatha.
Sebelumnya, pada Minggu, pasukan itu juga meledakkan tempat di kota BInt Jbeil di selatan.
Perkembangan terbaru ini terjadi meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024 dan perjanjian kerangka kerja yang disponsori Amerika Serikat dan ditandatangani pada 26 Juni 2026, telah mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki.
Namun demikian, hingga kini Israel terus menduduki wilayah di Lebanon selatan, beberapa di antaranya telah berlangsung selama beberapa dekade dan sebagian lainnya sejak perang 2023–2024.
Sepanjang perang terakhir tersebut, pasukan Israel merangsek maju sejauh lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon. (antara/jpnn)
Melanggar kesepakatan, Israel terus menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Hizbullah Tegaskan Tidak Rela Lebanon Berdamai dengan Israel
- Iran Berjanji Mendukung Apa Pun Keputusan Palestina
- Presiden Pro-Palestina Lengser, Kolombia Segera Pulihkan Hubungan dengan Israel
- Menlu Araghchi: Serangan Ukraina Terhadap Kapal Dagang Iran tak Bisa Dibiarkan
- Iran Tegaskan Dukungan Bagi Hizbullah, Tuntut Israel Hentikan Total Serangan ke Lebanon
- Anwar Ibrahim: Kami Tidak Mengizinkan Satu pun Warga Israel Masuk Malaysia
JPNN.com




