Israel Retas Kamera Lalin untuk Mengintai Ayatollah Khamenei, Lalu Luncurkan 30 Rudal
jpnn.com, TEHRAN - Intelijen Israel meretas kamera lalu lintas di Teheran untuk memantau kehidupan sehari-hari tokoh-tokoh senior Iran, termasuk mendiang Ayatollah Ali Khameini, sebelum meluncurkan Operasi Singa Mengaum (Roaring Lion).
Laporan Financial Times (FT) yang diterbitkan pada Senin (2/3) menyebutkan bahwa agen Israel telah memetakan rute perjalanan, jam aktivitas, dan identitas tokoh-tokoh senior yang biasanya bersama mendiang pemimpin Iran tersebut.
FT juga menyebutkan bahwa Israel menggunakan kecerdasan buatan (AI), bersama dengan algoritma, untuk menyaring sejumlah besar informasi yang dikumpulkan tentang kepemimpinan Iran dan pergerakannya.
Selain itu, CIA menyediakan laporan dari agen di lapangan untuk memastikan lokasi Khamenei akan pada hari operasi pembunuhannya.
Bagaimana pembunuhan Khamenei dilakukan?
Laporan FT memerinci bahwa Israel menyerang kompleks tempat Khamenei dijaga menggunakan rudal Sparrow.
Secara total, 30 rudal ditembakkan ke kompleks tersebut.
Pada saat bersamaan, menara seluler di daerah itu telah diganggu sehingga telepon para pengawal Khamenei tidak dapat menerima panggilan.
Bagaimana Israel bisa secara presisi membunuh Ayatollah Ali Khamenei yang dijaga superketat di ibu kota Iran? Ternyata ada peran peretas dan teknologi AI
- Iran Buka Selat Hormuz, Sekjen PBB Dukung Penuh Upaya Diplomatik Menyelesaikan Konflik
- Afifah Shahnameh
- Genosida yang Dilakukan Israel Terus Berlangsung, Kondisi Gaza Memburuk
- Kata Erick Thohir soal Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran Via Playoff Darurat Piala Dunia 2026
- Donald Trump Klaim Iran akan Serahkan Uranium yang Diperkaya ke AS
- Yossi Cohen
JPNN.com




